CLASIFIED CULTURE | LOOK | 26 Oktober 2019

5 Situs Untuk Jual Lagu Online

Menjual lagu secara online dan membuat ceruk baru yang bisa stabilkan kehidupan.

Share buat tambahin poin lo!
Share   Tweet

Talenta bermusik kamu bisa menghasilkan uang loh! Hapus pandangan kalau wajib direkrut label ternama terlebih dahulu untuk bisa mendapatkan keuntungan dari lagu yang kamu tulis. Tak usah mencari kontrak rekaman dan ikut tur keliling dunia untuk bisa hidup dari musik. 

Seperti yang pernah dibahas di artikel sebelumnya, merekam lagu jadi mudah. Cukup pakai Personal Computer (PC) dengan perangkat lunak gratis pun bisa. Tak punya instrumen musik? Ada virtual instrumen dengan kualitas audio berkelas lewat preamps third party yang juga bisa dengan mudah dicari secara online. 

Lagu selesai direkam. Cara untuk mendapatkan keuntungan dari komposisi musik yang kamu buat adalah menjualnya secara online. Percaya lah, banyak orang di seluruh dunia yang mencari komposisi musik dengan nada-nada unik untuk mereka gunakan pada beragam kebutuhan. Misalnya, musik latar untuk film, video di YouTube hingga presentasi korporat. 

Internet menyediakan banyak situs online yang bisa kamu gunakan untuk menjual lagu kamu. Bahkan tak sedikit yang menyediakan jasa distribusi ke situs maupun media player populer yang bisa diputar (streaming) dan diunduh (download) pendengar seperti iTunes, Spotify dan lainnya. Wah, sudah seperti musisi profesional saja ya! Ini dia 5 situs yang membantu kamu mendapatkan keuntungan dari menulis lagu.

1. CD Baby 

Situs ini tak cuma bisa membantu kamu memutar dan menjual lagu secara online. CD Baby menawarkan jasa publishing termasuk mendaftarkan hak cipta lagu kamu secara online. Tujuannya agar kamu bisa memonetisasi lagu bila digunakan oleh pihak lain di berbagai platform lain secara online seperti YouTube. 

Walau bukan label rekaman, CD Baby menawarkan cakupan jasa yang cukup luas. Selain menjual lagu dan menawarkannya ke banyak partner mereka secara online, CD Baby juga membuatkan versi fisik dari karya kamu dan mendistribusikannya ke jaringan toko musik rekanannnya. Bahkan bisa ke dalam bentuk Vinyl juga loh! Tapi bentuk fisik ini hanya tersedia bila kamu mendaftarkan album yang terdiri dari beberapa lagu ke CD Baby. Kalau hanya satu lagu, ya cuma bisa dijual online saja. 

Cara menjual lagu di CD Baby juga sangat mudah. Setelah mendaftar akun, langsung submit lagu atau album yang ingin dijual. Selanjutnya lagu atau album itu akan di inspeksi oleh CD Baby. Kalau lulus inspeksi, lagu kamu akan tampil di iTune, Spotify dan lainnya. 

Berapa harganya? Kamu bisa tentukan sendiri harga lagu maupun album. Untuk sekali download, biasanya satu lagu dijual sekitar $0,99 per lagu dan $9,99 per album. Tapi kamu wajib membayar jasa distribusi $9,95 per single atau $29 per album. Keuntungan yang kamu dapat, distribusi digital ke seluruh dunia, distribusi CD ke seluruh dunia, menjual musik kamu di store.cdbaby.com, monetisasi di YouTube dan lisensi musik bila diputar di TV dan lainnya. 

Versi pro ditambah lagi jasa administrasi pendaftaran hak cipta, hingga royalti internasional bila musik kamu dimainkan di atas panggung oleh musisi lain. Biaya untuk versi pro $29,95 per single dan $69 per album.

2. TuneCore 

Sama halnya dengan CD baby, TuneCore juga menawarkan jasa distibusi musik secara global. Bedanya, TuneCore tak mengambil sepeserpun royalti dari musik atau lagu kamu yang terjual. Biayanya pun jauh lebih murah. Misalnya, TuneCore menawarkan harga $29,99 per album dan $9,99 per single untuk akses ke seluruh jasa yang ia tawarkan. 

Cara menjual musik lewat CD baby juga mudah. Setelah submit, musik kamu langsung dirilis di banyak streaming services. Hasil penjualan seluruhnya langsung masuk ke akun TuneCore kamu. Lagu dijual di beragam toko musik online seperti iTune, Spotify, Amazon music, Google Play Music dan lainnya. 

Selain itu, TuneCore juga menawarkan jasa monetisasi lagu di YouTube bila lagu ciptaan kam diputar oleh pihak lain. Biayanya juga tak mahal, cukup sekali bayar $10 sekali dan kamu bisa mendaftarkan banyak lagu kamu di YouTube. Tapi TuneCore mengambil royalti 20% dari revenue yang kamu dapatkan di YouTube. Banyak sekali musisi internasional yang memulai kariernya dari TuneCore seperti Dakota Jones, M. Maggie ataupun Devvon Terrel.

3. Luckstok 

Nah yang satu ini beda lagu. Situs ini menawarkan musik bebas royalti bagi perusahaan atau produser multimedia. Banyak content cretor YouTube yang kesulitan mencari musik bebas royalti, di situs ini lah mereka bisa membelinya. Kita bisa menjual lagu kita di situs ini. 

Menariknya, lagu yang kamu submit akan direview terlebih dahulu oleh Luckstock.com dan mereka yang menentukan harga untuk musik atau lagu yang kamu submit. Harga perlagu bervariasi mulai dari $6 sampai $30 tergantung dari panjang lagu, kompleksitas dan lainnya. 

Kamu tak perlu membayar sepeser pun untuk bisa menjual lagu di Luckstock. Cuma memang situs ini mengambil royalti sebesar 50% dari pendapatan kamu. Situs ini langkah awal yang baik untuk memulai menjual musik atau lagu buat kamu yang tak punya cukup modal membayar jasa distribusi di CD Baby maupun TuneCore.

4. Soundotcom 

Mirip dengan Luckstock, Soundotocom adalah agregator musik non-copyrighted. Tak ada biaya yang harus kamu keluarkan untuk mulai berjualan musik di situs ini. Ia juga hanya mengambil royalti sebesar 50% dari setiap penjualan lagu. Bedanya, untuk bisa menjadi vendor Soundotcom, kamu wajib memiliki minimal 30 lagu yang telah lulus inspeksi mereka. Pembayaran bisa kamu tarik tunai menggunakan Paypal.

5. Fiverr 

Fiverr beda lagi. Situs ini adalah marketplace yang menghubungkan komunitas freelancer dengan pengguna kreasi digital di seluruh dunia. Ia menjual kreasi digital mulai dari desain logo, ilustrasi, video, animasi, hingga jasa. Jasa yang ditawarkan misalnya, desain grafis, edit film hingga terjemahan. Musik dan audio termasuk. Bedanya dengan situs lainnya, Fiverr biasanya menjual karya kamu tanpa mengharuskan pembelinya memberikan credit title untuk pencipta karya. Jadi pengguna yang membeli karya kamu bebas menggunakannya untuk kebutuhannya. 

Tak hanya lagu, Fiverr juga menyediakan jasa untuk pengisi suara atau voice over dan banyak praktek industri audio lainnya. Jadikan Fiverr semacam situs pribadi untuk menampilkan keterampilan musik yang kamu miliki. Bila ada pengguna yang senang dengan karya-karya kamu, bukan tidak mungkin ada pesanan pekerjaan. 

Fiverr memiliki sistem yang membantu mendiskusikan kebutuhan klien. Setelah karya disetujui, kamu langsung dibayar. Harga perkarya bervariasi tergantung jenis dan kompleksitas musik atau lagu yang kamu buat. Selamat berkarya!

 

Penulis: M. Baghendra Lodra

Editor: Fik

 


Photography By : Istimewa



Share buat tambahin poin lo!
Share   Tweet

Related Article

Sebelum lo ngegigs biar gak saltum (salah kostum) dan dicengin sama anak-anak skena, ...
Lo sering gak sih merasa jengah banget kalau nongkrong di bar atau lounge berisik banget sampai kalo ...
Clothing Line Bintang K-Pop GDragon Collab dengan NIKE ...
Dalam seminggu, ini dia waktu yang paling di tunggu,--WEEKEND! Waktu luang berkualitas yang dimanfaa ...
Satu bundel karya eksklusif yang dimasukkan dalam satu wadah yang keren pastinya sangat sulit untuk ...
Ada yang menganggap mereka yang memakai kendaraan tersebut hanya sekedar gaya-gayaan ingin jadi pusa ...
Pakaian baggy atau oversized kini digandrungi lagi. Siapa lagi salah satu pencetus trennya kalau buk ...
Ada banyak bentuk ekspresi orang dalam merayakan hari kemerdekaan, termasuk Perang Tatto ...
Saya coba tawarkan kamu, para penikmat kopi, senja, dan puisi, warung kopi dengan pengalaman tersebu ...
Rasanya menjengkelkan jika mengenakan headphone namun bisa mendengarkan suara di luar. Coba gunakan ...
Buat kamu yang gemar mengkoleksi album fisik, toko-toko ini sayang untuk dilewatkan. Beberapa tempat ...
Dari tangan dan pemikiran praktisi musik lokal bisa menghasilkan instrumen yang diandalkan. ...
Please wait...