Citarasa otentik Restoran Terbaik Dunia

  • 3 bulan yang lalu
  • 1836

Udah pernah makan di restaurant terbaik dunia belum? Sebelumnya, baik dan tidaknya sebuah restoran itu sebenernya sesuai selera sih. Disini saya berdasarkan 50 best restaurants award in the world, beruntung beberapa kali di undang ke 50 best restaurants award dinner dan setiap saya traveling pasti saya mencoba restaurant baru, karena sebagai chef saya harus terus belajar supaya gak ketinggalan, sekalian menambah vocabulary kamus rasa.


Noma pernah menjadi restoran terbaik dunia karena autentisitas rasanya, terletak di Copenhagen Denmark dan kalo mau makan disana biasanya waiting list sampai berbulan bulan, harganya pun gak murah, tapi orang diseluruh dunia rela naik pesawat hanya untuk makan disitu, banyak juga chef yang rela tidak dibayar untuk bekerja di restaurant nomor 1 ini


Apa sih enaknya? Seenak itu? Sekali lagi, enak gak enak sesuai selera, tapi kalo makan di Noma kita diajarkan untuk appreciate rasa yang sebenernya, maksudnya seperti ini, di Noma menunya selalu berubah tergantung kondisi di sekitar restorannya, bahan2 yang didapatkan selalu local ingredients, jadi jangan berharap ada sambal disana, menu yang paling unik adalah semut, yeap semut yang ditemukan di hutan sekitar, menjadi salah satu hidangan chef Rene Redzepi, spesialnya semut hidup ini dihidangkan dengan kol putih dan crème fraise, saat dimakan ada rasa meledak di mulut, ternyata semut rasanya asam, tapi asamnya sangat pas dinikmati dengan creamy-nya cream fraise dan kol, menjadi kan hidangan ini, hidangan paling dicari di dunia


Setelah saya pikir2, sebenernya kalo saya ajak ibu saya ke Noma, mungkin dia akan bawa nasi, teri dan sambal, bukannya ibu saya norak, tapi citarasa setiap orang beda beda, itu dipengaruhi hal2 yang saya bilang tadi, pengalaman makan dan juga vocabulary kamus rasa orang berbeda beda, lalu kenapa Noma menjadi nomor satu? Sebenernya Kunci dari sebuah restaurant yang baik adalah, menghadirkan Pure Taste atau cita rasa hidangan yang otentik, banyak sekali restaurant terbaik di dunia yang sebenernya rasanya sangat light dan gak neko neko, itu semua karena restaurant yang baik driven by good quality ingredients


Sebenernya gampang untuk tau restaurantnya baik atau tidak, lihat saja dari bahan mentahnya, kalo mentah saja enak, sudah pasti kalo diolah akan lebih baik, itu mengapa restaurant terbaik biasanya tutup di season tertentu, karena pada musim tertentu, bahan2 semakin berkurang dan susah untuk mendapatkan yang bagus, jadi daripada menghidangkan sesuatu yang tidak enak, lebih baik mereka tutup. Metode seperti ini yang seharusnya di adaptasi oleh chef chef di Indonesia, sebenernya makanan rasanya gak usah menor, akan lebih baik jika kita memfokuskan rasa ke suatu bahan tertentu saja, agar kita bisa merasakan Pure Taste dari suatu makanan, nah apa sih pure taste versi kalian?


  • Vita Sophia Dini
  • 1 bulan yang lalu

Pure taste versi saya, makanan yg ketika baru menghirup aromanya, kita dah bisa membayangkan rasanya, menerbitkan air liur, membangkitkan selera makan. Gak hanya urusan perut, bagi perantauan pure taste juga soal memori masakan orang tua & kampung halaman yg jauh di mata namun dekat di lidah 😊 Nama & komposisi masakan boleh sama, tapi taste-nya bisa beda, tergantung pengolahannya oleh si pemasak. Bagi saya, masakan Ibu adalah salah 1 masakan yg punya pure taste tersendiri, masakan yg ngangenin. Kangen akan sosoknya, sekaligus biqin rindu kampung halaman 🙂 By the way, terima kasih untuk artikelnya. Tulisan yg menambah wawasan saya soal kuliner 👍🏻 🔹 🔸 #SimplyAuthentic #restaurant #PureTaste #culinary

  • Natalia Simangunsong
  • 1 bulan yang lalu

Benar sekali. Lidah orang beda2. Seperti saya, pernah diberi sama mamanya boss saya makanan dibungkus daun. Ntah daun apa. Mirip daun kelapa makan. Tapi gak daun kelapa. Ada bulu2nya. Ntah daun apalah itu. Boss saya keturunan China. Bentuknya seperti lepat. Saat saya buka, bentuk dalamnya menarik. Dibalut nasi/ketan aku lupa. Kebetulan saya lapar. Langsung saya lahap. Lahapan pertama aku mau muntah. Sulit aku jelaskan rasanya. Gak pernah saya rasakan sebelumnya rasa seperti rasa itu. Itulah, lidah orang beda2. Sukses selalu #puretaste

  • Sandro Gutmen Manurung
  • 1 bulan yang lalu

Aku komentar lebih ke kalau bahan mentahnya enak, sudah pasti kalau diolah sudah lebih baik. Bisa iya bisa tidak. Maksudku, kita ambil sampel paria. Tau kan paria. Paria sangat pahit. Tapi, ada yg bisa mengolah agar paria bisa jadi tidak sepahit sebelum diolah. Intinya, dalam pengolahan bahan, perlu filing dan niat. Pasti akan terasa nikmat. Hehehe #puretaste

  • David William Simanjuntak
  • 1 bulan yang lalu

Pure taste ibaratnya seperti wajah natural tanpa polesan berlebih maka wajah akan looking good. Demikian juga makanan tanpa bumbu dan perasa yang berlebihan tapi rasa yang menonjol dari bahan mentah itu sendiri akan merasakan Pure Taste dari makanan tersebut. Lidah jika terbiasa makan dengan makanan yang terlalu banyak bumbu dan perasa maka pure taste dari makanan tidak bisa dirasakan. Jadi biasakan makan makanan yang tidak terlalu menor rasanya sehingga lidah bisa menikmati #PureTaste dari makanan #SimplyAuthentic

  • David William Simanjuntak
  • 1 bulan yang lalu

Bener banget chef #PureTaste yang pernah aku rasakan sendiri makan makanan di gunung. Jadi aku pernah tinggal di rumah penduduk di sebuah gunung terletak di Jawa barat. Makanan di sana semua hasil bertani,berkebun dan beternak mereka. Jadi setiap kami mau makan ambil dulu bahan-bahannya dari hasil bertani, kebun,dan ternak jadi masih fresh seperti tomat, cabai, ikan,jeruk nipis,sayur-sayuran,bawang,daun bawang, seledri, dll. Bumbu masakannya juga sederhana banget cuma tambahin sedikit garam dan gula.Mereka bukan generasi mecin..hehe.. Tapi rasanya lezat banget, suer itu makanan yang paling lezat yang aku makan dan sampai sekarang selalu terbayang-bayang kangen mau makan lagi. Makanya setuju banget sama chef Yuda kalau bahan mentahnya udah enak pasti makanannya lebih baik dan lezat tanpa polesan bumbu berlebihan. #SimplyAuthentic

  • Cindy Claudia
  • 1 bulan yang lalu

Hallo Chef Yuda, aku ngefans banget sama Chef Yuda yang selalu bersemangat. Dalam hal kuliner dan rasa, aku masih minim banget nih Chef pengalamannya. Dan #PureTaste dalam hal rasa menurutku adalah dimana kita dapat merasakan keaslian rasa dari makanan yang kita makan. Seperti contohnya tadi, bahan utamanya semut.. Rasa asli semut ternyata asam, ketika dipadukan dengan bahan lain seperti creme, saus, dll. masih terasa asam, masih terasa semutnya. Nah.. Ini dia pure taste nya masih dapet. Juga seperti rasa kopi, beda jenis kopinya, tentu berbeda juga rasanya. Robusta, Arabica, Gayo, dan masih banyak lagi jenis kopi, semua mempunyai ciri khas rasa masing-masing. Nah.. Ciri khas itu yang harus ada. Berani jadi diri sendiri, dengan keunikan kita sendiri. #SimplyAuthentic

  • Catherine S.
  • 1 bulan yang lalu

Bener banget! Satu teman saya yang seorang chef pernah bilang “Marry the ingredients” karena kalau sebagai chef dapat mengerti tentang perpaduan alami #PureTaste tiap bahan yang dipakai, mereka dapat menciptakan rasa authentic tanpa menambahkan bumbu penyedap yang tidak natural. Hal itu jadi terasa ironis dengan fenomena di beberapa negara yang cita rasa makanan yang kuat dan strong dengan perpaduan bumbu-bumbu yang medok. Akhirnya kebanyakan restoran/depot pun bermain dengan selalu menambahkan MSG atau penyedap rasa, tanpa mau repot explore #PureTaste bahan yang mereka gunakan. Untungnya kita tinggal di Indonesia yang kaya akan bumbu dan rempah alami sehingga lebih mudah untuk mengeluarkan #PureTaste dari bahan yang digunakan.

  • William Johnson
  • 1 bulan yang lalu

Pure Taste. Sudah pasti KEMURNIAN adalah sesuatu yang akan dinikmati oleh konsumen. Baik dari segi bahan baku, cara pengolahan dan penampilan. Kalau pure taste versiku sudah pasti harus menyatu dan membaur dengan sekitar. Bahan masak yang hanya dijual di lokasi tertentu, cara masak tidak semua orang bisa, dan tentunya penampilan makanan yang beda dari yang lain. Sangat jarang untuk konsumen bisa menikmati produk dengan tingkat origin atau kemurnian itu sendiri. Mangkanya itu setuju banget kalau pure taste harus dijadikan tolak ukur untuk sebuah restoran bisa dikatakan terbaik. Pokoknya baru bisa ngerasain pure taste kalau waktu makan jadi lupa sekitar kita hahaha.

  • Soraya Rizki Amelia
  • 1 bulan yang lalu

#PureTaste dari suatu makanan menurut saya adalah ketika makanan diolah dengan sesederhana mungkin. Artinya tidak banyak bumbu yang mendominasi makanan tersebut sehingga rasa alami dari makanan tetap terjaga. Misalnya mengolah sayuran dengan mengukusnya, atau memasak ikan dgn dipanggang dan hanya dibumbui garam. It's very #SimplyAuthentic

  • Atika ayuningtyas
  • 1 bulan yang lalu

Pure taste versi gw ketika makanan lokal Indonesia diolah dan disajikan dengan cita rasa Internasional. Bahan masakan otentik dari Indonesia diolah di restoran dan diadaptasi di mix dengan olahan Internasional itu Pure Taste ala gue tanpa mencapur dengan bumbu Internsional Pure bahan lokal aja #PureTaste #SimplyAuthentic

  • Syukron Hamdalahuddin
  • 1 bulan yang lalu

You right bro. Setiap orang punya selera yang beda-beda, kadang apa yang menurut kita enak belum tentu enak menurut orang lain. Tapi menurut saya, definisi enak itu bisa aja sama antara satu orang dengan yang lainnya asal mempunyai latar belakang yang sama. Contohnya sama-sama dari suku sunda, mayoritas menurut mereka definisi makanan enak itu adalah yang memiliki cita rasa pedas. Intinya Pure taste versi saya tetap makanan khas indonesia bro. Bumbunya lebih kaya rempah dan rasanya autentik. Ngetik sambil bayangin Gulai itik, ayam taliwang dan empal gentong #PureTaste #SimplyAuthentic

  • Atika Meylisa
  • 1 bulan yang lalu

Baju mewah punya si yani. Wahhh, kudu kemari ni.. #PureTaste #SimplyAuthentic

  • Novitasari
  • 1 bulan yang lalu

Pure Taste bagi saya sendiri orang indonesia adalah rempahnya dimana indonesia kaya akan rempah yg melimpah , biasanya makanan indonesia cita rasanya terdapat pada bumbunya olahannya. jika mendapat kesempatan saya tdk akan menolak utk makan di noma bagaimana tdk ini orang smapai rela mengantri & rela utk membayar mahal hanya utk menikmati PureTaste di restaurant Noma #PureTaste #SimplyAuthentic

  • Novitasari
  • 1 bulan yang lalu

saya sependpat dengan Cheff yuda pure taste itu kita mampu membawa / menyesuaikan dgn lingkungan , karena di setiap negara mempunyai menu unik yg berbefa mempunyai Pure Taste tersendiri yg sayang di lewatkan klo kita tdk menikmato utk mengolah rasa / vocabulary rasa . lidah kita biasanya di biasakan utk makan sesuatu dr bahan yg bisa di jempui . tentu utk sekelas dunia pasti menyajikan menu yg berag bentuk dr bahannya / sajiannya ini yg snagt menarik . seperti di noma menu nya berasal dr semut yg di padu padankan dgn kol utk kita orang indoesia pasti aga aneh ya namun orang dgn rela waiting list utk mengantri makanan sekelas dunia ini . #PureTaste #SimplyAuthentic

  • Hiyatsu
  • 1 bulan yang lalu

Ketika baca mengenai cita rasa dan bahan yang lokal punya menyadarkan saya bahwa memang cita rasa itu sangat kaya, bahkan berbeda di tiap kota bahkan tingkat daerah. Seperti di jogja pertama kali nya saya mencicip hidangan bunga kelapa atau sering disebut gudeg manggar. Citarasanya unik. Jadi, terus eksplore kekayan kuliner di Indonesia atau bahkan dunia.... Siap siap nabung juga ya untuk mewujidkannya

  • Fajar Rizki Pujo Prastowo
  • 1 bulan yang lalu

Setelah baca ini jadi pengen keliling Indonesia buat cobain menu-menu daerah (Soalnya kalo mau keliling dunia susah wk) dan makin sadar kalo ternyata banyak sekali hal didunia yang mungkin dalam pikiran kita itu tidak masuk akal tapi ternyata ada didunia #PureTaste #SimplyAuthentic

  • Fajar Rizki Pujo Prastowo
  • 1 bulan yang lalu

Jadi makin ngerti ternyata banyak makanan unik yang mungkin bagi kita itu ngga pantes buat dimakan, tapi #PureTaste dalam makanan sendiri menurut gue adalah ketika kita bisa menarik simpul senyuman setelah menikmati makanan yang kita makan. Sesederhana itu gais! #SimplyAuthentic

  • Riza Darmawan
  • 1 bulan yang lalu

#PureTaste bagi gua n orang indonesia itu adalah PEDAAAAAAS men !!! mau seenak ato semahal apapun makanan lo klo ga ada rasa pedasnya itu kaya yaelaaaaah nyesel gua beli..wkwk nah klo semut di atas di baladoin ato di bikin rica rica kita semua juga doyan pasti hahaha

  • Soraya Rizki Amelia
  • 1 bulan yang lalu

Wah ga kebayang sih makan semut, hidup-hidup lagi hehe. Setuju banget Chef, enak ga enak itu sesuai selera. #puretaste menurutku adalah rasa yang otentik dari suatu makanan. Misalnya makanan-makanan khas Indonesia seperti rendang, gudeg, papeda, dan lain-lain. Diolah dengan berbagai rempah hingga menghasilkan citarasa yg otentik. Juga otentik karena diikuti dgn darimana makanan tersebut berasal. Contoh jika kita makan rendang, pasti ingetnya khas Padang. Begitu juga dgn makanan lainnya. Biasanya makanan-makanan otentik ini merupakan warisan resep turun temurun yg perlu dijaga dan terus dilestarikan karena merupakan kekayaan warisan kuliner Nusantara. #simplyauthentic

  • Reza rizky rosyandi
  • 1 bulan yang lalu

baru ngeh juga sih soal masakan masakan yang mungkin menyajika masakan yang hanya bisa di nikmatin sesuai keadaan sekitar entah dari musim nya maupun lokasinya semua terkadang memang berbeda. namun setiap restauran saat ini yang saya lihat hanya unik di nama penyajian dan lokasinya meski rasa terkadang biasa saja but semua tetep kembali ke lidah setiap orang yang merasakan. pure taste bagiku sih makana yang di perjual belikan dengan fokus pada suatu rasa khas dari setiap bahan yang dicampur di dalamnya. meski nama sama namun ada bahan yang mungkin berbeda dari setiap bahan yang di sajikan. contoh yang ada di sekitar saya rujak buah dimana namanya tetep rujak buah namun bumbu yang di berikan dari warung tersebut campuran petis yang di buat dari bahan ikan laut. #PureTaste #culinary #SimplyAuthentic

  • Syukron Hamdalahuddin
  • 1 bulan yang lalu

Kita sepemikiran bro. Sebuah Rasa yang otentik dan terbuat dari bahan-bahan terbaik memang akan menghasilkan cita rasa yang juga terbaik. Sayangnya hal ini sulit sekali diadaptasi di Indonesia. Justru, para pemilik restaurant di sini, kebanyakan masih terfokus pada penjualan seketika, itulah kenapa ketika sebuah makanan terkenal, biarpun rasanya biasa saja dan bahannya juga biasa, ia langsung melejit dan gampang sekali ditemui bahkan di setiap resto. Karena mereka menciptakan menu, sesuai dengan trend yang beredar di masyarakat. Padahal, restoran dengan cita rasa tersendiri, yang ga ikut-ikutan dan ga pernah berubah rasanya dari pertama didirikanlah yang tetap jadi primadona. Saya biasanya lebih suka makan di resto-resto yang sudah punya ciri khas tersendiri dan cita rasa otentik versi saya, dan biasanya itu resto lama, yang resepnya pun sudah warisan. #PureTaste #culinary #SimplyAuthentic

  • Zulkifli
  • 1 bulan yang lalu

#Puretaste bagiku ialah bagaimana rasa itu tetap ada walaupun sudah tidak ada bahkan tetap terngiang ngiang dikepala dikala makanan itu hanya menjadi khayalan belaka

  • Zulkifli
  • 1 bulan yang lalu

#Puretaste bagiku ialah bagaimana rasa itu tetap walaupun makanan itu sudah tidak ada bahkan tetap terngiang dikepala ketika makanan itu hanya menjadi angan angan

  • Lia
  • 1 bulan yang lalu

Perbedaan pendapat yang mencolok tentang apa yang enak dan apa yang tidak bisa dimakan timbul ketika saya membandingkan cara makan berbagai masyarakat dengan budaya berbeda. Dalam beberapa hal, perbedaan-perbedaan tersebut seharusnya tak mengejutkan; saya belajar dari orang-orang di sekitar saya tentang apa yang patut dimakan dan apa yang seharusnya dihindari, dan kategori tersebut berbeda di kawasan yang berbeda-beda pula. Bagaimanapun, fakta bahwa rasa itu sangat relatif, tergantung pada kebiasaan, tetap saja mengejutkan. Variasi budaya kadang-kadang mendeskripsikan pemahaman yang sama sekali berbeda tentang apa yang membuat makanan enak. Betapapun senangnya membandingkan rasa di budaya berbeda-beda, fakta bahwa orang lain mengkonsumsi sesuatu yang bagi saya bahkan tak bisa masuk ke mulut saya tetap saja mengejutkan bagi saya. Jadi, Pure taste menurut saya itu tergantung dari budaya masing-masing.

  • Eko Arif Wicaksono
  • 1 bulan yang lalu

#PureTaste adalah sensasi rasa yang tercipta dari karya orang-orang yang punya talenta, diolah dari bahan lokal yang tersedia dan bisa dipertahankan segala keistimewaannya hingga akhir masa. Karena nikmat tidak lah selalu didapat dari bahan-bahan yang harganya mahal berlipat-lipat.#SimplyAuthentic

  • Eko Arif Wicaksono
  • 1 bulan yang lalu

#PureTaste adalah sensasi rasa yang tercipta dari karya orang-orang yang punya talenta, diolah dari bahan lokal yang tersedia dan bisa dipertahankan segala keistimewaannya hingga akhir masa. Karena nikmat tidak lah selalu didapat dari bahan-bahan yang harganya mahal berlipat-lipat.

  • syaiful Marasabessy
  • 1 bulan yang lalu

#PureTaste menurut gw adalah bagaimna suatu masakan tetap bertahan rasanya walau sudah turun menurun di setiap zaman, di zaman yang serba terbuka. suatu panganan atau masakan modern bisa macam bentuk dan penyajiannya tapi dengan rasa yg sama. jadi, memegang resep yang itu adalah kunci suatu masakan akan terus diingat rasanya walau banyak yg coba mencontoh. kaya, kita pergi ke luar negri toh kita tetap bawa masakan indonesia entah dalam bentuk sambal atau makanan instan. karena ya, tiap lidah itu mengecap rasa yang berbeda #SimplyAuthentic. salah satu contoh adalah rujak natsepa di ambon. kita bisa temui banyak rujak di tiap daerah di indonesia tapi apakah rasa bumbunya sama? mungkin rasa buahnya sama. tp tidak dengan bumbunya.

  • Ni Made Dinda Mentari
  • 1 bulan yang lalu

Sedih sih dengan warung makan yang ada di Indonesia saat ini, saya sebagai anak kos pastinya lebih sering ke warung makan untuk menghemat, dibanding restoran. Skrng banyak warung makan yang murah banget dan enak tapi sehat dan kebersihan ala kadarnya. Penggunaan penyedap rasa membuat #PureTaste hidangan tersebut hilang, bahkan penggunaan penyedap rasa yg banyak sering membuat sakit tenggorokan😂 makan bukannya tambah sehat, malah sakit. Setuju dengan chef rasa harusnya tdk usah menor, cukup memfokuskan rasa ke suatu bahan tertentu saja. Mantap Chef! #SimplyAuthentic

  • Ni Made Dinda Mentari
  • 1 bulan yang lalu

Sama seperti lagu, kadang suatu hidangan pun menurut saya dapat menggali ingatan yang kita tanam ketika pertama kali memakan hidangan tersebut. Menurut saya, seenak apapun suatu hidangan, ketika kita saat itu tidak dalam mood yang bagus tidak akan tercipta #PureTaste itu. Menurut saya sih begitu, salah satu faktor yang mempengaruhi, selain bahan makanan, rasa, selera dan tempat😂 Kalau makannya hidangan rumahan tapi sama keluarga, rasanya lebih enak aja gituu. Atau makan hidangan kaki lima dengan pacar (kalau lg tdk berantem😂). Krn makan buat aku sbg sarana utk naikin mood ihihihi. Thank you for the inspiring story btw, Chef. Senang rasanya bisa melihat seseorang begitu menyukai makanan😁 #SimplyAuthentic

  • Novitasari
  • 1 bulan yang lalu

tergelitik olehku utk mencoba bagsimana cita rasa semut yg di padu padankan dengan kol dengan sajian chef dunia di restaurant ternama , yg orang dengan rela merogo kocek besar hanya utk menikmati rasa yg unik & berbeda . jika saya mendapat kesempatan saya tdk akan menyia2kan dan mencoba segala menu yg di sajikan di restaurant terbaik di dunia . thanks chef yuda infonya #PureTaste #SimplyAuthentic

  • Novitasari
  • 1 bulan yang lalu

Pure Taste versi gue adalah menikmati rasa dgn keunikana & khas menu yg di sajikan oleh cheff . saya setuju dengan chef yuda dgn mencoba sesuatu yg pure taste kita dapat mengolahr vocabulary rasa . bisa menyesuaikan dimana kita tinggal / singgah dapat menikmati segala rasa itu adalah pure taste #PureTaste #SimplyAuthentic

  • Wildan Lazuardi
  • 1 bulan yang lalu

luar biasa, saya baru tau setelah baca artikel ini. memang benar untuk selera rasa tidak bisa disamakan. tapi sometimes ketika mendatangi tempat makan atau restaurant cukup hanya memakan dan menilai, apakah ini enak atau tidak. padahal kalau di gali lagi ada value yang kita harus tau dari segi penyajian dan pemilihan bahan. mungkin mulai saat ini saya akan lebih menghargai dan mencari tahu cerita dibalik makanan khas suatu restaurant. siapa tau itulah yang dinamakan #puretaste . Kolaborasi antara rasa dan value menjadi makanan yang ngangenin 🤙🏻 #simplyauthentic

  • Fabian Nurdian
  • 1 bulan yang lalu

Saya jadi merasa malu sendiri selama ini cuma mementingkan enak gak enaknya suatu sajian. Thanks chef Yuda, sudah membuat saya tersadar dan membuka mata saya untuk juga bisa mengapresiasi dan meresapi "the real taste" dari setiap bahan. Setiap rasa yang hadir punya latar belakang, punya kisah, punya cerita. Setiap gigitan makanan merupakan hasil kerja keras banyak orang-orang luar biasa, dari orang-orang seperti petani, penyedia pupuk, pedagang, sampai chef di dapur. Itu membuat saya merasa bersyukur dianugerahi kehormatan dapat merasakan hasil kerja orang-orang luar biasa ini. Suatu sudut pandang yang sering kita lupakan. A Pure Taste bagi lidah saya. #PureTaste #SimplyAuthentic

  • Syukron Hamdalahuddin
  • 1 bulan yang lalu

Setiap orang punya selera, itulah kenapa "Cita Rasa yang nikmat" akan berbeda pada tiap individu. Namun, biasanya masyarakat yang berlatar belakang sama, seperti contoh, Berasal dari daerah yang sama. Mereka cenderung memiliki makanan kesukaan yang sama. Mengapa demikian? Yaa bisa kita rasakan sendiri, di setiap daerah punya ragam makanan khas nya masing-masing, cara masak tradisional masing-masing. Tentunya ini menjadi kebiasaan yg terus menerus, sehingga lidah terbiasa dengan cita rasa tersebut. Tapi, yang paling penting dari sebuah makanan adalah #Puretaste yang dihadirkan saat penyajiannya dan suasana saat makan. Terkadang, jatuh cinta itu sederhana. Semua perihal Rasa #SimplyAuthentic

  • Syukron Hamdalahuddin
  • 1 bulan yang lalu

Setiap orang punya selera, itulah kenapa "Cita Rasa yang nikmat" akan berbeda pada tiap individu. Namun, biasanya masyarakat yang berlatar belakang sama, seperti contoh, Berasal dari daerah yang sama. Mereka cenderung memiliki makanan kesukaan yang sama. Mengapa demikian? Yaa bisa kita rasakan sendiri, di setiap daerah punya ragam makanan khas nya masing-masing, cara masak tradisional masing-masing. Tentunya ini menjadi kebiasaan yg terus menerus, sehingga lidah terbiasa dengan cita rasa tersebut. Tapi, yang paling penting dari sebuah makanan adalah #Puretaste yang dihadirkan saat penyajiannya dan suasana saat makan. Terkadang, jatuh cinta itu sederhana. Semua perihal Rasa #SimplyAuthentic

  • Pradita Cynthia Sari
  • 1 bulan yang lalu

#PureTaste kuliner menurut saya sih masakan yang sudah turun temurun, tidak mengikuti rasa kekinian. Karena Indonesia yang memiliki 34 provinsi pasti banyak sekali kuliner khasnya, walaupun namanya (hampir) sama. Contoh Soto, Soto di Pulau Jawa pun macem-macem lho, Yang terkenal biasanya soto lamongan/soto surabaya yang berupa kuah kuning, kol, ayam, soun, daging ayam & telor rebus. Tetapi di kroya sotonya menggunakan bumbu kacang lho, dengan kerupuk merah, lontong, toge kecambah (toge pendek), Ada lagi di Solo terkenal dengan soto daging yang isinya malah kuah bening, dengan toge kecambah dan daging sapi saja. So, Ciri khas suatu daerah/negara pasti dari Kuliner Aslinya. #SimplyAuthentic

  • KASMAYANTI
  • 1 bulan yang lalu

karena taste itu relatif jadi balik lagi ke masing-masing orangnya. menurut saya pure taste itu pertama kali bisa dirasakan dengan mencium aromanya, melihat penyajiannya baru dengan mencicipi masakannya. nah, untuk saya yang lidah indonesia lebih suka dengan masakan dengan rempah, terutama di indonesia kan kaya akan rempahnya. dengan komposisi dan perpaduan rempah yang berbeda pasti akan menciptakan pure taste yang berbeda dari setiap masakan yang disajikan. nama dan bahan bisa sama tapi tastenya belum tentu sama. #PureTaste #SimplyAuthentic

  • Teguh Nugroho
  • 1 bulan yang lalu

Jadi tahu, nih, gimana cara simpel menemukan restoran yang berkualitas. Terima kasih sudah berbagi, mas Yuda :) #PureTaste #SimplyAuthentic

  • Teguh Nugroho
  • 1 bulan yang lalu

Dari sejak pertama kali backpacking di akhir 2013, saya nggak pernah membawa bekal makanan dari Indonesia, sekadar mi instan atau bubuk cabe sekali pun. Yang saya lakukan di negara-negara yang saya kunjungi, ya, dengan menikmati makanan lokalnya. Harganya juga nggak mahal-mahal amat, kok. Lagipula, traveling ke banyak negara kalau ujung-ujungnya hanya mencari restoran Indonesia dan memakan bekal sendiri justru akan mempersempit pengalaman kita dalam menemukan #PureTaste yang #SimplyAuthentic.

  • Brian Tjiasmanto
  • 1 bulan yang lalu

Konsep restaurant seperti inilah yang seharusnya cocok untuk diadopsi kedalam konsep rumah makan di Indonesia. Pertama, Indonesia kaya akan bumbu dan rempah yang bisa jadi "signature" yang unik kalau diimbangi dengan branding yang benar. Sebenernya sih, customer itu ga cuma pengen muasin hasrat perut, tapi juga rasa penasaran akan pengalaman "taste" yang baru. Dengan memiliki signature yang khas, secara otomatis suatu dish dan rumah makan itu bakal punya added value yang ga dikembarin dengan tempat lainnya dan harganya bisa jadi lebih bernilai di atas rata" dari harga pada umumnya. Kalau masalah kebijakan restaurant tutup di season tertentu, mungkin ada plus minusnya. Plusnya, restaurant tsb bakal terkesan eksklusif dimana orang" bakal luangkan waktu khususnya hanya untuk kesana, jadi bisa tambah rame pada season tertentu. Tapi kalo di Indonesia, mgkn bisa diakali dengan cara lain sih, ga harus tutup. Akan lebih menarik kalau misalnya bulan" tertentu menjual makanan dengan bumbu / rempah A, bulan berikutnya bumbu / rempah B, dan seterusnya. Hal ini bisa menjadi branding restaurant yang #PureTaste Indo banget dan juga mencegah kebosanan customer dalam memilih menu makanan yang #SimplyAuthentic.

  • Teguh Nugroho
  • 1 bulan yang lalu

Bener-bener nggak kebayang gimana rasanya makan semut yang disajikan bersama kol putih dan krim dalam satu suapan. Bener-bener tantangan mencicipi #PureTaste lokal yang #SimplyAuthentic!

  • Teguh Nugroho
  • 1 bulan yang lalu

Jadi penasaran, seistimewa apa sih sajian #PureTaste di Restoran Noma ini. Sampai orang rela masuk daftar antrean selama berbulan-bulan dan rela bekerja tanpa digaji demi merasakan #SimplyAuthentic yang ia tawarkan.

  • Jimmi Sutono
  • 1 bulan yang lalu

Nah bicara pure taste versi gua, itu rasa otentik yang bisa kita rasakan saat menyantap makanan. Tidak peduli dari negara mana makanan yang kita makan, pasti tiap negara punya pure taste atau cita rasa otentik yang justru tidak bisa dihilangkan. Benar penyesuaian rasa harus ada dan disesuaikan dengan selera masyarakat setempat. Namun, ada beberapa rasa yang memang harus di pertahankan untuk menciptakan kesan pure taste itu. Bukan berarti kalau kita bisnis masakan Italy di Indonesia rasanya harus 100% Indonesia bukan? Karena perbedaan citarasa kuliner tiap negara mampu menyatukan perbedaan yang ada hehe #puretaste #SimplyAuthentic

  • Teguh Nugroho
  • 1 bulan yang lalu

Salah satu cara menyenangkan untuk mendapatkan #PureTaste yang #SimplyAuthentic di suatu negara yang kita kunjungi adalah dengan mencicipi olahan rasa di restoran lokalnya. Sekarang saya jadi tahu restoran mana yang harus saya cicipi kala bertandang ke Kopenhagen, Denmark :)

  • Jimmi Sutono
  • 1 bulan yang lalu

kebetulan saya juga orang yang passionate dalam hal kuliner, termasuk food photography. Bagi saya, ada dua hal penting di dalam makanan yang tidak boleh hilang, yakni pure taste atau citarasa makanan itu sendiri dan platting atau visualisasi makanan itu sendiri. Banyak tempat makan yang rasanya enak, namun penampilan absurd. Sebaliknya, penampilan di platting sedemikian rupa sehingga sangat photogenic, namun kualitas rasa di bawah rata-rata. Nah, yang baik dan benar harusnya sama-sama kuat di dua unsur ini tadi. Makanannya bisa 'good looking' sekaligus mampu membuat lidah menari-nari. Tidak banyak memang tempat makan yang bisa served dengan baik dua hal ini, namun jika dua hal ini bisa kita temukan dalam satu menu makanan, ahh indahnya! pasti pengen balik lagi dan lagi deh... #puretaste #SimplyAuthentic

  • Jimmi Sutono
  • 1 bulan yang lalu

kebetulan saya juga orang yang passionate dalam hal kuliner, termasuk food photography. Bagi saya, ada dua hal penting di dalam makanan yang tidak boleh hilang, yakni pure taste atau citarasa makanan itu sendiri dan platting atau visualisasi makanan itu sendiri. Banyak tempat makan yang rasanya enak, namun penampilan absurd. Sebaliknya, penampilan di platting sedemikian rupa sehingga sangat photogenic, namun kualitas rasa di bawah rata-rata. Nah, yang baik dan benar harusnya sama-sama kuat di dua unsur ini tadi. Makanannya bisa 'good looking' sekaligus mampu membuat lidah menari-nari. Tidak banyak memang tempat makan yang bisa served dengan baik dua hal ini, namun jika dua hal ini bisa kita temukan dalam satu menu makanan, ahh indahnya! pasti pengen balik lagi dan lagi deh...

  • agung kristiono
  • 1 bulan yang lalu

pure taste itu tiap2 tempat pasti berbeda, dan pasti ya di lidah kita (org indonesia) berasa ada yg janggal, tp itu lah seni dalam makanan, beda itu unik #PureTaste#SimplyAuthentic

  • Brigita Rares
  • 1 bulan yang lalu

Tulisannya Mas Yuda ini membuat saya semakin bisa melihat bagaimana pure taste yang sebenarnya,karena saya sendiri bukan orang yang ahli dalam merasakan makanan yang benar-benar enak atau tidak dasarnya menurut saya kalo makanan itu enak saya akan makan kalo tidak saya tidak akan makan,dan betul juga seperti yang dikatakan oleh Mas Yuda "Citarasa setiap orang beda beda, itu dipengaruhi hal2 yang saya bilang tadi, pengalaman makan dan juga vocabulary kamus rasa orang berbeda beda" .Saya pernah mencoba makanan disalah satu restaurant yang ada di Jakarta Selatan restaurant tersebut bisa dikatakan the best of restaurant ,menunya emang sangat enak kalo saya lihat dan persis sama yang saya suka makan tapi ini versi High Class nya namun ketika dicoba rasanya biasa saja dan tidak ada bedanya saya merasa apakah saya yang kuno atau norak ternyata Om saya yang juga salah satu chef di Jakarta Pusat juga bilang bahwa makanannya biasa saja dan tidak ada bedanya,jadi disini saya berpendapat bahwa pure taste itu didapatkan dari bahan olahan yang digunakan dan cara penyajiannya serta apa yang menjadi suatu keunikan dari Restaurant tersebut.Bukan hanya dilihat dari luar nya saja namun harus dilihat dari dalam juga seperti makanannya karena makanan itu yang membuat orang menjadi tertarik dan akan menjadi langganan dari makanan tersebut. #PureTaste#SimplyAuthentic

  • Brigita Rares
  • 1 bulan yang lalu

Tulisannya Mas Yuda ini membuat saya semakin bisa melihat bagaimana pure taste yang sebenarnya,karena saya sendiri bukan orang yang ahli dalam merasakan makanan yang benar-benar enak atau tidak dasarnya menurut saya kalo makanan itu enak saya akan makan kalo tidak saya tidak akan makan,dan betul juga seperti yang dikatakan oleh Mas Yuda "Citarasa setiap orang beda beda, itu dipengaruhi hal2 yang saya bilang tadi, pengalaman makan dan juga vocabulary kamus rasa orang berbeda beda" .Saya pernah mencoba makanan disalah satu restaurant yang ada di Jakarta Selatan restaurant tersebut bisa dikatakan the best of restaurant ,menunya emang sangat enak kalo saya lihat dan persis sama yang saya suka makan tapi ini versi High Class nya namun ketika dicoba rasanya biasa saja dan tidak ada bedanya saya merasa apakah saya yang kuno atau norak ternyata Om saya yang juga salah satu chef di Jakarta Pusat juga bilang bahwa makanannya biasa saja dan tidak ada bedanya,jadi disini saya berpendapat bahwa pure taste itu didapatkan dari bahan olahan yang digunakan dan cara penyajiannya serta apa yang menjadi suatu keunikan dari Restaurant tersebut.Bukan hanya dilihat dari luar nya saja namun harus dilihat dari dalam juga seperti makanannya karena makanan itu yang membuat orang menjadi tertarik dan akan menjadi langganan dari makanan tersebut.

  • agung kristiono
  • 1 bulan yang lalu

pure taste versi gw adalah makan makanan yag belum pernah gw mkn sebelumya, baik rasa maupun bahan ya, cth yaky td, semut bs dimakan, patut dicoba tuh, apa bener semut rasa ya asam ? apakah semua jenis semut bs dimakan ? #puretaste #simplyauthentic

  • nani sumarni
  • 1 bulan yang lalu

Makan semut haduh kreatif ...kalau makan sayur ulet yang gemuk saya pernah #puretaste #simplyauthentic

  • Angie Ayuningtyas
  • 1 bulan yang lalu

pure taste versi aku adalah, ke khasan / keotentikan suatu makanan yg disajikan. misalnya fried chicken, setiap restoran/pedagang pasti punya rasa khas masing2 yg tidak sama dengan lainnya. bila tutup matapun mencoba ayam tersebut kita akan bisa menilai cita rasa khasan yg ada didalamnya.

  • Lala Maya Sabrina
  • 1 bulan yang lalu

Pure taste menurut saya adalah unsur terkuat dari satu bahan makanan yang dipadukan dengan pelengkap dan seasoning sederhana. Kalo diibaratkan sebuah band akustik, pure taste itu adalah seluruh anggota band yg punya masing masing punya karakteristik menonjol lewat suara vokalis dan instrumen minimalis seperti gitar, kahon dan marakas yg digabung jadi satu tapi kita masih bisa menikmati setiap elemen tersebut

  • Novitasari
  • 1 bulan yang lalu

saya sangat menarik pada tulisan chef Yuda bagian menu di noma ini yaitu semut yg di hidangkan dgn kol putih dan creme fraise . saya jd tergelitik utk mencoba cita rasa spt apa jika saya menyantap menu tsb , karena harganya juga fantastis dan chef papan atas yg menghidangkannya . para pecinta kuliner tentu tdk akan menimbang masalah harga jika terbayar dgn kualitas / sebanding dengan rasa ada kepuasan tersendiri bagi pecinta kuliner dapat menyantap hidangan terpopuler / ternama yg di olah oleh chef ternama yg ada di restaurant terbaik di dunia . tentu saja jika saya mendapat kesempatan bagus spt itu saya akan mencoba & mengolah rasa spt chef yuda . walaupun ahirnya saya juga spt ibu chef yuda yg akan mencari sambal / lalap hehe #PureTaste #SimplyAuthentic

  • Novitasari
  • 1 bulan yang lalu

PURE TASTE VERSI gue sebenernya tdk jauh dengan chef Yuda tulis , menikmati rasa yg otentik serta mengolah vocabulary rasa .. dengan menikmati sebuah menu yg otentik akan menghasilkan rasa baru yg mungkin bisa di jadikan hal baru utk menu kita . saya penikmat makanan / kuliner jaman milenial yg sekali liat trend di media sosial langsung saya pensaran dan mencobanya . makanan milenial spt skrg yg orang tertarik adalah keunikannya mungkin bisa saja dr namanya atau dr tampilannya utk rasanya mungkin masih standard mungkin bisa di coba spt restaurant terbaik di dunia benar kata chef mungkin bisa di adopsi utk di indonesia #PureTaste #SimplyAuthentic

  • Verry Vernon
  • 1 bulan yang lalu

Berawal dari ketidaksengajaan gw berteman dengan seorang chef yang sebenarnya punya bakat tinggi namun tidak terekspose oleh karna alasan tertentu, menjadikan gw akrab dengan dunia kuliner sampai akhirnya gw menemukan passion gw ternyata beehubungan dengan kuliner. Sebuah perjalanan sederhana sih namun siapa sangka itu bisa merubah diri gw yang dari dulu gak kebayang bakal bisa berhadapan langsung dengan dapur serta perkakas-perkakasnya sampai akhirnya gw juga bisa masak sampai benar-benar bisa masak dan mengolah masakan hingga akhirnya jadi food stylish dan food blogger. "Breakbthrough" atau menerobos cakrawala baru menuju sebuah era yang luar biasa inilah mwnjadi #puretaste gw ini sebuah terobosan baru yang fantastis mwnurut gw, sesuatu yang begitu murni dan belum pernah ada didalam hidup gw hingga akhirnya gw jatuh cibta dengan ini semua dan begitu luar biasa #Puretaste

  • Nadya Pramudya
  • 1 bulan yang lalu

Artikel Chef Yuda sangat menginspirasi sekali. Terimakasih Chef, sharingnya tentang cita rasa otentik. Aku termasuk orang yang mencari makan di cafe berdasarkan trend dan kekinian. Tanpa memikirkan rasa dari masakan yang sebenernya. Setelah membaca artikel Chef Yuda sekarang aku mengerti bahwa mencari makanan berdasarkan Pure Taste nya. Pure taste bagiku adalah rasa masakan yang original, authentic dan tidak menor dengan rasa simple yang mampu menggetarkan lidah. Dan tentunya pure taste bisa menjadi ciri khas dari masakan itu sendiri. Masakan menjadi enak dengan olahan bahan yang organik dan kualitas terbaik. Sekarang aku mencintai masakan Pure taste #puretaste #simplyauthentic

  • James Yanuar Wijono
  • 1 bulan yang lalu

Keren banget tulisan one of my favorit chef, mas Yuda.. Sungguh membuka wawasan tentang citarasa, keotentikan suatu masakan, dan restoran yang baik itu sbetulnya bukan melulu di luar negri seperti yang banyak orang pikiran. Kunci masakan bercitarasa tinggi memang kembali lagi kepada penggunaan bahan2 yang bermutu. Ini yang sering kali diabaikan oleh restoran2 yang ada di tanah air kita. Kalo denger cerita chef Yuda tentang ingredient di Noma yang pake semut, saya sempet kaget dan kebayang, makan semut hidup!! sy pernah mengalaminya tidak sengaja termakan semut, dan itu rasanya pedes2 asem gitu, bikin ngga enak mulut. Tapi di Noma itu bisa dijadikan santapan lezat bercitarasa tinggi, karena dipadu kol putih dan crème fraise. Sungguh kombinasi bahan yang tidak diduga! Bahkan sampai jadi menu favorit nomor satu!! Luar biasa! Ya ingredient yang baik dan bermutu itulah kuncinya. Jika bahan masakan yang bermutu kita gunakan, maka tanpa perlu pelezat2 dan bumbu2 yang tajam, tetap akan menghasilkan hidangan yang lezat. #puretaste #simplyauthentic

  • hendry lurin
  • 1 bulan yang lalu

wow jalan jalan tanpa menikmati kuliner lokal apalah artinya ha4. ini pure taste versi gue. karena saat gue mendapatkan kesempatan untuk traveling gue akan mencicipi kuliner lokal yang terkenal dan pasti citarasanya otentik banget dan lokal banget. setuju banget sama chef Yuda makanan enak yang paling utama adalah ingredients yang benar2 good quality. and that's Pure taste. ga heran banyak makanan yang harganya mahal karena bahan bakunya kualitas nomor satu. semoga aja suatu hari nanti bisa nikmatin makan di Noma juga :) tapi tetep juga jajan di pinggiran jalan. karena makanan yang simple juga bisa menciptakan citarasa yang authentic dan kaya rasa. pasti banyak makanan lokal yang bisa dijadiin bahan obrolan sama temen atau di share ke teman teman.. i love travelling and foods. #PureTaste #SimplyAuthentic

  • Mira Ryanti
  • 1 bulan yang lalu

Kalau menurut aku selama makanan itu menggunakan bahan2 yg segar dan sehat pasti akan menghasilkan masakan dgn citarasa yg baik, mau itu murah atau mahal yg terpenting bahannya berkualitas dan cara pengolahan yg benar #PureTaste #SimplyAuthentic

  • M. Putra Pratama
  • 1 bulan yang lalu

Karena cita rasa adalah selera yang sudah pasti berbeda untuk setiap orang. Jika mengikuti selera, satu jenis makananpun memiliki berbeda rasa. Seperti Soto, ada banyak jenis, penikmat Soto pasti punya favorit pilihan Soto apa/ana yang paling disukai. Buat gw sebagai orang Indonesia, #PureTaste makanan berawal dari bumbunya, rempah rempah adalah kunci yang menghasilkan #SimplyAutentic taste!

  • Nia Yuniati
  • 1 bulan yang lalu

Setuju banget Chef Yuda karena selera setiap orang berbeda, apalagi berbeda Negarandan Kebudayaan pasti sangat jauh berbeda dengan cita rasa masakannya . Pure Taste buat aku itu, karena aku orang sunda jadi Pure Taste nya hobby sama lalapan sayuran mentah dan sambil terasi yang mentah juga lauk peda (tapi tetep terasinya dibakar dulu) 😂 dan ternyata selera aku pun bagi suami ku itu ga banget pada kami sama sama orang Indonesia cuma beda suku aja . Dan Indonesia sekarang udah banyak juga resto yang bercita rasa Pure Taste gitu, ya semoga bisa mendunia juga #PureTaste #SimplyAutentic

  • Mira Ryanti
  • 1 bulan yang lalu

Setuju bgt sama statementnya Chef Yuda Bustara jika cita rasa makanan itu ngga perlu berlebihan alias menor yg penting pas di lidah kebanyakan orang jadi keluar rasa asli dari bahan makanan yg membuat siapapun yg mencobanya tertarik dan bilang it' so delicious #PureTaste #SimplyAutenthic

  • nani sumarni
  • 1 bulan yang lalu

Pokonya kalau aku nikmati makanan rasanya harus pas sesuai lidahku walaupun mahal .. karena ada harga ada kualitas dan tentunya proses mengolahnya tanpa bahan kimia 🤣 #PureTaste #SimplyAuthentic

  • Larecha Malau
  • 1 bulan yang lalu

Pure taste itu seperti tidak mengolah bahan makanan secara berlebihan dan menghilangkan cita rasa alami dari makanan tersebut. Cukup dengan menggunakan bumbu alami pada bahan makanan yang diolah dan tidak mencampurkan bahan makanan yang akan diolah dengan bahan makanan lain yang mungkin tidak sesuai. Setuju dengan artikel ini bahwa akan lebih baik jika memfokuskan rasa ke suatu bahan tertentu saja. #PureTaste #SimplyAuthentic

  • Vini Prasasti
  • 1 bulan yang lalu

Ibarat make up, tidak tampil berlebihan, tidak menor, tampil alami dengan sedikit polesan itu adalah definisi dari pure taste. #puretaste #simplyauthentic

  • OCTALIANA JASINTHA
  • 1 bulan yang lalu

Pure taste itu kalo suasana, dekorasi, makanan, dan pelayanannya tidak ada yang kurang sama sekali sedikit pun.. Jadi bisa menikmati waktu dengan santai, tidak terburu2, dan dengan hati yang gembira ketika pulang.. Tidak masalah dengan harga, kl ada harga sudah seharusnya juga ada rasa.. #puretaste

  • OCTALIANA JASINTHA
  • 1 bulan yang lalu

Pure taste itu kalo suasana, dekorasi, makanan, dan pelayanannya tidak ada yang kurang sama sekali sedikit pun.. Jadi bisa menikmati waktu dengan santai, tidak terburu2, dan dengan hati yang gembira ketika pulang.. Tidak masalah dengan harga, kl ada harga sudah seharusnya juga ada rasa..

  • Vini Prasasti
  • 1 bulan yang lalu

Pure taste menurut saya adalah tidak mengolah makanan secara berlebihan sehingga rasa dari bahan utama menjadi berubah bahkan hilang. Pernah saya membaca sebuah artikel tentang makan dengan RASA bukan KASTA. Hal itu juga yang saya terapkan dalam setiap kesempatan mencicipi tempat-tempat makan baru. Walaupun letaknya dipinggir jalan dan ramai, kalau rasanya cocok dengan lidah saya maka saya akan kembali ketempat tersebut #PureTaste #SimplyAuthentic

  • Edwin
  • 1 bulan yang lalu

UPDATE Saya setuju dengan artikel di atas. Sebagai seorang pecinta kuliner, saya juga suka melakukan hunting makanan otentik dari berbagai negara. Karena menurut saya cita rasa makanan otentik akan menjadi perwakilan atas sebuah negara. Setiap negara memiliki cita rasa yang berbeda, penggunaan bahan-bahan masakan yang berbeda, serta selera yang berbeda pula. Misalkan dari negara Italia yang merupakan surga dari pizza, pasta, dan masakan khas mediterania. Ketika kita berbicara mengenai pasta seperti spaghetti, linguine, fusilli, gnocchi, farfalle, dll maka kita akan langsung teringat pada negara Italia. Begitu pula Jepang dengan cita rasa yang fresh dan natural seperti sushi, sashimi, ramen, dll. Cina dengan cita rasa oriental seperti dimsum, mi pangsit, cah sayur, dll. Turki dengan cita rasa rempah yang khas seperti Sis Kebab, Baklava, Mezze, dll. Mengapa setiap negara memiliki masakan otentik dengan cita rasa yang berbeda? Karena setiap negara memliki iklim dan musim yang berbeda, serta sayuran dan rempah yang tumbuh secara musiman serta lokasi tanah yang berbeda pula. Hal itu akan berpengaruh terhadap cita rasa makanan khas sebuah negara, dan juga bagaimana penduduk lokal mengolah makanan tersebut melalui tradisi yang diturunkan secara turun temurun ataupun kreasi seorang Chef melalui teknik memasak modern. Jika dilihat dari perkembangan trend makanan saat ini, ada beberapa hal yang sebenarnya saya kurang setuju. Terutama pada perkembangan makanan fusion dan lainnya. Mengapa demikian? Karena dengan maraknya makanan fusion dimana-mana, para konsumen tidak akan mendapatkan pengetahuan mengenai apa cita rasa otentik dari makanan tersebut. Sebagai contoh, seberapa banyak orang yang mengetahui cita rasa otentik dari Spaghetti Carbonara dengan yang berasal dari kota Roma, Italia? Saya yakin masih banyak orang yang beranggapan bahwa Spaghetti Carbonara merupakan campuran spaghetti dengan saus krim. Dan itu merupakan sebuah kesalahan yang besar, karena Spaghetti Carbonara yang otentik merupakan campuran dari Spaghetti, Black Peppercorn, Guanciale/Pancetta (pipi babi/perut babi), Pecorino Romano (keju), dan juga kuning telur tanpa dimasukkan garam dan juga minyak dikarenakan Guanciale/Pancetta sudah memiliki kandungan lemak dan kadar garam yang cukup untuk membumbui Spaghetti Carbonara tersebut. Sedangkan Spaghetti Carbonara yang dijual dimana mana pada umumnya (biasanya saya sebut itu Fake Carbonara) merupakan hasil karya orang Amerika yang mencampurinya dengan saus cream, kemudian memperkenalkannya kepada dunia bahwa Spaghetti Carbonara adalah Spaghetti dengan saus cream. Tidak hanya itu, di Italia tidak ada namanya Meat Lovers Pizza, Pineapple Pizza, dll karena itu hanyalah pizza hasil kreasi Amerika dimana kita semua tertipu bahwa pizza yang sebenarnya adalah seperti yang disebutkan di atas. Padahal pizza otentik khas Italia berasal dari kota Naples, Provinsi Campania, Italia. Pizza asli dari Italia berbentuk bulat tidak sempurna dikarenakan adonan yang dibetuk dengan tangan, serta penggunaan toping yang minimal seperti daun basil, saus tomat, mozzarella, jamur, salame dan olive oil, tidak seperti Amerika yang menggunakan berbagai macam bacon, ham, dan sosis di dalam pizza mereka. Salah satu jenis pizza paling terkenal di Italia dikenal dengan nama Pizza Margherita. Contoh di atas merupakan salah satu akibat dimana kita terlalu cepat mencerna bahwa sebuah masakan merupakan sebuah masakan otentik tanpa mencari tahu terlebih dahulu mengenai sejarah dan asal usulnya masakan tersebut. Yang disebutkan di atas hanya terbatas pada masakan Italia saja karena masakan Italia telah menjamur ke seluruh dunia hanya saja banyak orang yang salah kaprah terhadap masakan otentik Italia itu sendiri. Tidak hanya Italia, masih banyak masakan otentik khas negara lain yang disalahpahami oleh penduduk negara lain karena pengaruh trend yang semakin merajarela. Oleh karena itu, saya mengajak kalian semua untuk mencoba merasakan pengalaman makanan dengan cita rasa otentik yang benar. Kenalilah asal usul makanan tersebut serta sejarah bagaimana makanan tersebut dapat tercipta. Percayakanlah kepada Chef asli dari negara tersebut untuk memasakan hidangan terbaiknya untuk Anda ketika Anda mengunjungi sebuah restoran. Ketika ingin makan masakan Italia otentik, cari restoran yang memiliki Head Chef orang Italia. Ketika ingin makan masakan Jepang otentik, cari restoran yang memiliki Head Chef orang Jepang. Ketika ingin makan masakan Perancis otentik, cari restoran yang memiliki Head Chef orang Perancis. Ketika ingin makan masakan Indonesia otentik, cari restoran yang memiliki Head Chef orang Indonesia Karena merekalah yang benar-benar mengenal cita rasa masakan tersebut, dan telah menyempurnakan resepnya sendiri. Terima kasih. #PureTaste #SimplyAuthentic

  • Edwin
  • 1 bulan yang lalu

Saya setuju dengan artikel di atas. Sebagai seorang pecinta kuliner, saya juga suka melakukan hunting makanan otentik dari berbagai negara. Karena menurut saya cita rasa makanan otentik akan menjadi perwakilan atas sebuah negara. Setiap negara memiliki cita rasa yang berbeda, penggunaan bahan-bahan masakan yang berbeda, serta selera yang berbeda pula. Misalkan dari negara Italia yang merupakan surga dari pizza, pasta, dan masakan khas mediterania. Ketika kita berbicara mengenai pasta seperti spaghetti, linguine, fusilli, gnocchi, farfalle, dll maka kita akan langsung teringat pada negara Italia. Begitu pula Jepang dengan cita rasa yang fresh dan natural seperti sushi, sashimi, ramen, dll. Cina dengan cita rasa oriental seperti dimsum, mi pangsit, cah sayur, dll. Turki dengan cita rasa rempah yang khas seperti Sis Kebab, Baklava, Mezze, dll. Mengapa setiap negara memiliki masakan otentik dengan cita rasa yang berbeda? Karena setiap negara memliki iklim dan musim yang berbeda, serta sayuran dan rempah yang tumbuh secara musiman serta lokasi tanah yang berbeda pula. Hal itu akan berpengaruh terhadap cita rasa makanan khas sebuah negara, dan juga bagaimana penduduk lokal mengolah makanan tersebut melalui tradisi yang diturunkan secara turun temurun ataupun kreasi seorang Chef melalui teknik memasak modern. Jika dilihat dari perkembangan trend makanan saat ini, ada beberapa hal yang sebenarnya saya kurang setuju. Terutama pada perkembangan makanan fusion dan lainnya. Mengapa demikian? Karena dengan maraknya makanan fusion dimana-mana, para konsumen tidak akan mendapatkan pengetahuan mengenai apa cita rasa otentik dari makanan tersebut. Sebagai contoh, seberapa banyak orang yang mengetahui cita rasa otentik dari Spaghetti Carbonara dengan yang berasal dari kota Roma, Italia? Saya yakin masih banyak orang yang beranggapan bahwa Spaghetti Carbonara merupakan campuran spaghetti dengan saus krim. Dan itu merupakan sebuah kesalahan yang besar, karena Spaghetti Carbonara yang otentik merupakan campuran dari Spaghetti, Black Peppercorn, Guanciale/Pancetta (pipi babi/perut babi), Pecorino Romano (keju), dan juga kuning telur tanpa dimasukkan garam dan juga minyak dikarenakan Guanciale/Pancetta sudah memiliki kandungan lemak dan kadar garam yang cukup untuk membumbui Spaghetti Carbonara tersebut. Sedangkan Spaghetti Carbonara yang dijual dimana mana pada umumnya (biasanya saya sebut itu Fake Carbonara) merupakan hasil karya orang Amerika yang mencampurinya dengan saus cream, kemudian memperkenalkannya kepada dunia bahwa Spaghetti Carbonara adalah Spaghetti dengan saus cream. Tidak hanya itu, di Italia tidak ada namanya Meat Lovers Pizza, Pineapple Pizza, dll karena itu hanyalah pizza hasil kreasi Amerika dimana kita semua tertipu bahwa pizza yang sebenarnya adalah seperti yang disebutkan di atas. Padahal pizza otentik khas Italia berasal dari kota Naples, Provinsi Campania, Italia. Pizza asli dari Italia berbentuk bulat tidak sempurna dikarenakan adonan yang dibetuk dengan tangan, serta penggunaan toping yang minimal seperti daun basil, saus tomat, mozzarella, jamur, salame dan olive oil, tidak seperti Amerika yang menggunakan berbagai macam bacon, ham, dan sosis di dalam pizza mereka. Salah satu jenis pizza paling terkenal di Italia dikenal dengan nama Pizza Margherita. Contoh di atas merupakan salah satu akibat dimana kita terlalu cepat mencerna bahwa sebuah masakan merupakan sebuah masakan otentik tanpa mencari tahu terlebih dahulu mengenai sejarah dan asal usulnya masakan tersebut. Yang disebutkan di atas hanya terbatas pada masakan Italia saja karena masakan Italia telah menjamur ke seluruh dunia hanya saja banyak orang yang salah kaprah terhadap masakan otentik Italia itu sendiri. Tidak hanya Italia, masih banyak masakan otentik khas negara lain yang disalahpahami oleh penduduk negara lain karena pengaruh trend yang semakin merajarela. Oleh karena itu, saya mengajak kalian semua untuk mencoba merasakan pengalaman makanan dengan cita rasa otentik yang benar. Kenalilah asal usul makanan tersebut serta sejarah bagaimana makanan tersebut dapat tercipta. Percayakanlah kepada Chef asli dari negara tersebut untuk memasakan hidangan terbaiknya untuk Anda ketika Anda mengunjungi sebuah restoran. Ketika ingin makan masakan Italia otentik, cari restoran yang memiliki Head Chef orang Italia. Ketika ingin makan masakan Jepang otentik, cari restoran yang memiliki Head Chef orang Jepang. Ketika ingin makan masakan Perancis otentik, cari restoran yang memiliki Head Chef orang Perancis. Ketika ingin makan masakan Indonesia otentik, cari restoran yang memiliki Head Chef orang Indonesia Karena merekalah yang benar-benar mengenal cita rasa masakan tersebut, dan telah menyempurnakan resepnya sendiri. Terima kasih. #PureTaste

  • I Gst Md Aryama
  • 1 bulan yang lalu

Well, artikel yang sangat menggugah (selera makan)! Sependapat dengan bung Yuda, penyajian makanan di restaurant memang terkadang "manut" pada aturan yang diterapkan pada masing-masing restaurant tersebut; yang justru malah malah menyampingkan rasa otentik dan sensasi "menyenangkan" saat makan. Jika suatu restaurant dapat menyajikan makanan dengan sangat layak, etis, dan bertaburan garnish di sekeliling piring untuk mempercantik tampilannya, maka tentunya (sang chef) restaurant itu harus mampu untuk menyetarakan rasa dari makanan tersebut. Nampaknya istilah "ekspektasi versus realita" juga berlaku di lidah para pecinta kuliner. Kembali ke hakikat penyajian makanan itu sendiri, memang tak cukup hanya memanjakan mata kita semata, karena pada dasarnya makanan adalah untuk dimakan (tentu saja!) Pemilihan jenis dan kualitas bahan makanan memang menjadi kunci utama dalam menjaga ke-otentik-an rasa. Sensasi #PureTaste akan sangat terasa jika poin tersebut benar-benar diterapkan (secara nyata) di banyak restaurant. Niscaya "rasa" itu ga akan pernah pudar dan akan terus terkenang seusai kita pulang meninggalkan restaurant. Thats my version of #PureTaste #SimplyAuthentic

  • Adelia Herminawaty
  • 2 bulan yang lalu

Setuju! Jadilah diri sendiri dalam versi terbaik setiap kita. Temukan "kekhasan" kita karena memang setiap kita memiliki keunikannya masing-masing karena kalau kita tidak pernah jadi kitanya yang asli, orang akan bingung siapa kita ketika ditanyakan orang lain. Contoh: siapa sih si Y tersebut? Oh, Y yang baik. Hah, baik seperti apa? Sebab pada umumnya orang baik. Tapi ketika kita tahu siapa sebenarnya kita tentunya orang-orang akan mudah mendeskripsikan personality kita. Akhir-akhir ini begitu banyak makanan yang sejenis. Laku di pasaran karena branding yang mantap, tempat dan fasilitas yang mumpuni disediakan sesuai target pasaran, namun hal ini akan pudar ketika kekhasan makanan tersebut tidak ada, sebab telah berjamur jenis makanan yang ditawarkan pihak lain. Oleh karena itu, ketika kita tahu makanan kita orisinil dan rasanya nggak pudar dimakan oleh zaman, maka jangan takut karena akan ada penikmat-penikmat setia yang akan selalu berdatangan menyapa kreasi makanan kita. Inilah PURE TASTE versi saya. #PureTaste #SimplyAuthentic

  • Annisa supriyanti
  • 2 bulan yang lalu

Orang-orang sering berkata bahwa makanan mahal di restoran noma adalah makanan yang penuh prestige. Dibuat dari bahan-bahan pilihan dan diolah oleh tangan chef yang memiliki lisensi kelas dunia membuat apapun makanan yang mereka sajikan dipandang enak oleh masyarakat. Padahal, kalau boleh jujur nih, makanan ternikmat yang paling cocok untuk rakyat Indonesia bukanlah yang disajikan di restoran terkenal itu. Untuk lidah lokal rakyat kita, surga kuliner sebenarnya malah terletak di makanan pinggir jalan khas kaki lima! Contohnya aja di Indonesia saat musim hujan makanan ter enak adalah Bakso, ngak susah buat dapetin bahannya dan semua orang bisa menikmatinya , berbeda dengan restoran , jika mereka kehabisan bahan makanan mereka memilih menutup restoran tersebut, Jadi menurut saya ngak harus pergi jauh" kerestoran Noma , karna di Indonesia banyak surganya makanan. #PureTaste #SimplyAuthentic

  • Melky Yurdiansyah
  • 2 bulan yang lalu

Mantap jiwa! Sharingnya bermanfaat gan. Bicara tentang masakan, banyak nih faktor yg ngebuat suatu masakan enak. Mulai dari bahan, teknik memasak, dsb. Terkadang, kita pernah mau nyoba niru indomie goreng di suatu kedai. Tapiiii waktu buat sendiri itu rasanyaa bedaaaaa. Meskipun udah sama teknik maupun bahannya. Masih enakan makan di kedai atau warung wkwkw. Kalau dari anime shokugeki no souma, itu ada arc yg bagus banget dimana mc nya menang lawan koki nomor 1 disekolahnya. Padahal nih koki udah dewa skillnya. Tapi bisa kalah sama souma ( ya jelas lah namanya jg mc wkwkw ) Tapi yg bikin dia menang apa? Di masakan dia tidak hanya suatu bahan yg berkualitas maupun teknik yg hebat. Di dalam masakannya terdapat perasaan dari seluruh temannya yg telah mendukungnya. Jadi seluruh perasaan tersebut sudah disalurkan melalui masakan tsb. Itulah yg membuat masakannya jd special. Jadi bicara tentang pure taste. Menurut saya, taste itu tidak hanya tentang Rasa di lidah. Akan tetapi tentang suatu perasaan dihati juga. Eakk wkwkw. Suatu masakan yg dibuat untuk dimakan saja, akan kalah dengan masakan yg dibuat sepenuh hati untuk membahagiakan orang lain. Bisa juga masakan tersebut dapat membawa kenangan indah dari masa lalu. Seperti membawa kenangan di kampung halaman yang membuat hati kita tenang dan tentram. #PureTaste #SimplyAuthentic

  • Melissa
  • 2 bulan yang lalu

thankyou chef sharing nya. Kalo menurut saya emang yang no. 1 dari restoran tentang rasa dari makanan yang di hidangkan. Karna yang menentukan kita untuk balik lagi atau ga yah dari rasa.. kalo enak pasti bikin kita ketagihan untuk balik lg. restoran yang baik yah cita rasa hidangan yang otentik driven by good quality ingredients. emang setiap lidah mempunyai rasa yang berbeda.. tapi kalo cita rasa Indonesia menurut saya selera nya sama.. karna kita tau rasa rempah2 indonesia. contoh di 1 restoran indo ada yg blg enak pasti mereka akan mencoba nya.. beda dengan restoran jepang, china dll yg dari bahan2 nya kadang kita blm prnh coba, dan blm tentu jg cocok dgn lidah kita org indo. dan 1 lagi cara penyajian nya.. dari cara penyajian nya aja bikin kita sudah ngiler pengen cepet2 makan. itu slh 1 nilai plus untuk chef2 yang kreative. #PureTaste #SimplyAuthentic

  • Adelia Herminawaty
  • 2 bulan yang lalu

Saya selalu suka dengan restoran yang tidak hanya mementingkan rasa hidangannya, tetapi juga mengajarkan untuk menghargai rasa yang sebenarnya, dimana menunya dapat selalu berubah tergantung kondisi di sekitar restorannya, terlebih bahan-bahan yang didapatkan selalu local ingredients. Biar bagaimanapun, restaurant yang baik adalah restoran yang mampu menghadirkan Pure Taste atau cita rasa hidangan yang otentik karena driven by good quality ingredients. Bagi saya, hidangan itu bak sebuah kanvas bagi sebuah restoran. Ia harus memperhatikan betul apa saja komponen yang ingin disajikan. Oleh karena itu, kita pun sebagai penikmat akan terbawa dalam kreativitas si pembuatnya. Salut untuk restoran yang benar-benar memperhatikan hidangan yang disajikan! Karenanya kita bisa merasakan Pure Taste dari suatu hidangan. #PureTaste #SimplyAuthentic

  • Rachmat ramadhan andeka
  • 2 bulan yang lalu

So surprised kalo semut jadi bahan salah satu menu disana, dan sangat ingin mencobanya. Pure taste hmm menurut gw sesuatu yang authentic, simplicity dan pastinya original. Saat kita makan akan selalu mengena di indra perasa dan menstimulate kita untuk mencoba kembali. Can't wait to review next resto. #puretaste #simplyauthentic

  • Trio Pambudi
  • 2 bulan yang lalu

Sangat menarik artikelnya. Baru tau kalo semut jg bisa di buat bahan hidangan kelas atas wkkwkwk. 😁 Dari situ saya jd mikir ternyata suatu hidangan bisa di ciptakan dari eksperimen2 chef yg berbakat walaupun aneh tp bisa ditrima dan dpet respons baik krn rasanya yg enak. Kalo PURE TASTE menurut aku sih suatu makanan yang penting cocok di lidah aja sbenernya . Kya yg dibilang td "enak gak enak sesuai selera" #PureTaste dan #SimplyAuthentic

  • Elly Suryani
  • 2 bulan yang lalu

Citarasa otentik itu kadangkala harus ada dan nomor satu. Tak cukup bahan segar, sehat dan bersih, cita rasa otentik kadang mutlak diperlukan. Kadang suatu masakan membutuhkan bahan yang selain bersih dan segar, juga harus otentik citarasanya. Adalah beda ikan liar dan ikan budidaya, sebagai contoh saja. Maka masakan, selain bahan segar, bersih dan sehat, juga otentik rasanya dari habitat asli dan diolah dengan cara otentik #PureTaste #SimplyAuthentic

  • Angga Mardhian Locano
  • 2 bulan yang lalu

Teringat beberapa negara di Asia yg menghidangkan serangga untuk dijadikan menu disebuah restoran dan ternyata juga dijadikan menu spesial di Denmark. Ternyata citarasa khas dari semut menjadi imajinasi yg nakal dan unik untuk sebagian pecinta makanan. Makanan dengan citarasa otentik selalu dinikmati oleh mereka yg menghargai karya luar biasa dari tangan-tangan, hidung, lidah dan imajinasi seorang koki. Thanks a bunch for your experience, mas Yuda! Ajak aku tuk nikmati setiap imajinasi mu di #PureTaste #SimplyAuthentic

  • Jacqueline
  • 2 bulan yang lalu

Actually, I've never been to world's best restaurants nor been to Indonesia's best restaurants. Therefore, I can't really differentiate wether a food is crazy delicious or just so so. I do think that I could taste the so called "Pure Taste" when one cook something heartfully just as a mother who wakes up early everyday to cook the best meal for her children. She simply hopes nothing but the best "Pure Taste" for them. #PureTaste #SimplyAuthentic

  • Jacqueline
  • 2 bulan yang lalu

Actually, I've never been to world's best restaurants nor been to Indonesia's best restaurants. Therefore, I can't really differentiate whether a food is crazy delicious or just so so. I do think that I could taste the so called "Pure Taste" when one cook something heartfully just as a mother who wakes up early everyday to cook the best meal for her children. She simply hopes nothing but the best "Pure Taste" for them.

  • Willyanto
  • 2 bulan yang lalu

Hal yang memang gak biasa namun extraordinary di mata dunia. Awesome. Untuk Pure Taste versi saya adalah Quality over Quantity. Demi mendapatkan sesuatu yang sempurna dan konsisten, kita memang harus fokus dengan kualitas dan cita rasa setiap masakan dibandingkan jumlah produksi/masakan yang kita buat. Semakin berkualitas hasil masakan/kuliner kita akan semakin dicintai oleh banyak orang. Tidak hanya itu, suasana dan kebersihan itu juga menunjang kualitas restoran itu sendiri. Jadi, ini catatan untuk yang sedang menjalani atau yang ingin berkecimpung di bisnis kuliner. Buatlah sesuatu yang membuat pelanggan suka daripada cuma sekedar viral. Karena membuat pelanggan setia itu lebih sulit dibandingkan mencari banyak pelanggan. Percayalah! Once they love it, they’ll be back more than you expected! Jadilah restoran yang berkualitas seperti restoran Noma di artikel kak Yuda ini! #PureTaste #SimplyAuthentic

  • Arina Zulfa Arifah
  • 2 bulan yang lalu

Hello chef, pertama thank you banget udah share pengalamannya bener-bener unexpected ya kalau semut bisa dimakan. Tapi balik lagi sih ke kamus rasa orang beda-beda kaya yang chef bilang. Dibuatnya aja harus berdasarkan season, wah bener-bener bernilai mahal juga ya karena prosesnya yang tidak mudah untuk membuatnya. Waktu aku baca tulisan chef aku bayanginnya kalau Noma bener-bener menekankan pada pure tastenya dan itu cocok banget buat aku karena lidahku udah terlalu banyak ngerasain bumbu jadi pengen juga punya pengalaman yang unik dan berharga seperti chef, semoga bisa merasakan juga suatu saat nanti :) #PureTaste #SimplyAuthentic

  • Hanne fitrada
  • 2 bulan yang lalu

Sumpah masih mikirin rasa nya makan 🐜 semut,, tapi aku bakal kaya ibu nya mas yuda, bawa nasi ,teri plus sambal . Bener kata mas tiap orang mempunyai citarasa yang berbeda ,buat aku yang suka traveling juga entah kenapa aku selalu membawa rendang buatan ibu ku . Kenapa selalu 1. Takut mencoba sesuatu yang beda dan 2. Ini yg teramat penting 'ngirit'😉 . Thx u for information ya mas yuda semoga bisa mengexplor lebih berbagai negara kaya mas yuda #PureTaste #SimplyAut

  • Fadhil Fachriansyah
  • 2 bulan yang lalu

Makasih untuk sharingnya Mas Yuda. Suatu karya nomor satu di bidang kuliner pasti memiliki sebuah keunikan didalamnya. Bukan cuma cita rasa, namun pengalaman pada saat mencicipi masakan tersebutlah yang menjadi sensasi berbeda. Menikmati suatu makanan apalagi makanan lokal di suatu Daerah atau Negara adalah salah satu hobi gue. Bahkan melalui makanan lokal kita bisa tahu karakter orang-orang di tempat tersebut. Pengalaman pada saat pertama kali mencicipi makanan lokal di suatu tempat merupakan suatu momen berharga yang tidak akan terulang. Rasa pertama yang kita cicipi pada saat mencoba suatu hidangan merupakan momen yang harus kita nikmati dan pastinya rasa-rasa berikutnya akan terasa berbeda. Momen penting pertama inilah yang menjadi Pure Taste versi gue. #PureTaste #SimplyAuthentic

  • Putri Ratnawisesa
  • 2 bulan yang lalu

Insightful read! Ingredients are indeed a main factor in choosing the best culinary spots, especially when you want to try the #SimplyAuthentic local foods. #PureTaste

  • Atika Meylisa
  • 2 bulan yang lalu

This article really makes me wanna visit noma. Totally agree with the author, good quality of the ingredients, and the #PureTaste are the main things to make me enjoy my food. #SimplyAuthentic

  • Siti rachma fitriah
  • 2 bulan yang lalu

Couldn’t agree more with your, a very inspiring article for indonesian restaurant owner #PureTaste #SimplyAuthentic

  • Irwina Annisa
  • 2 bulan yang lalu

this article is such an eye-opener! selection of ingredients and the skills of the cook matter. #PureTaste #SimplyAuthentic

  • Amelia Santoso
  • 2 bulan yang lalu

Absolutely agree! The taste of the ingredients should be the highlight of the whole meal.

More from version of Pure Taste content

Mengecap Cita Rasa Autentik Indonesia di Manila

Rindu obatnya hanya bertemu. Begitulah rasa rindu menuntun kami bert...

Roti Go, Merawat Tradisi dan Cita Rasa Berusia 120 Tahun

Keistimewaan Roti Go terletak pada usianya. Bayangkan, Roti Go sudah b...

SAWARNA, mutiara terpendam di Banten

Bosan dengan kehidupan yang monoton di Jakarta dan penat dengan pekerj...

Citarasa otentik Restoran Terbaik Dunia

Udah pernah makan di restaurant terbaik dunia belum? Sebelumnya, baik ...